Gara-gara Jokowi Bos-bos Mobil Kini Happy, Jualan ‘Meledak’

Presiden Joko Widodo meluncurkan mobil listrik pertama yang dirakit di Indonesia dalam kunjungan kerjanya ke pabrik PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 16 Maret 2022. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Penjualan mobil di tahun 2022 sudah tembus lebih dari 1 juta unit. Penjualan wholesales atau dari pabrikan ke diler sepanjang 2022 lalu mencapai 1.048.040 unit, atau naik 160.838 unit (18,1%) dari 2021 yang hanya terjual 887.202 unit.

Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengungkapkan ada beberapa penyebab penjualan mobil sudah kembali tinggi pada tahun lalu. Diantaranya, kata dia, pemerataan infrastruktur seperti jalan tol di berbagai daerah.

“Infrastruktur terus digenjot, banyak jalan tol selesai, dan itu trickle-down karena effect menumbuhkan pusat-pusat ekonomi baru, wisata kuliner muncul. Adanya e-commerce perlu kendaraan logistik, orang berwisata perlu kendaraan handal, punya uangnya jadi semuanya saling mendukung,” kata Kukuh kepada CNBC Indonesia, Jumat (13/1/2023).

Seperti diketahui, pembangunan jalan tol adalah fokus utama program Presiden Joko Widodo (Jokowi). Selama 7 tahun awal pemerintahan saja, sudah ada 1.900 Km jalan tol yang terbangun, jauh lebih banyak dari 40 tahun pemerintahan sebelumnya yang hanya membangun 780 km.

“Tol berpengaruh, (terhadap penjualan mobil), berpengaruh, walau sebagian masyarakat belum memahami itu. Buat apa tol? Padahal efeknya panjang,” kata Kukuh.

Dengan adanya jalan tol baru, mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah. Impaknya dorongan untuk membeli kendaraan baru pun lebih besar karena bepergian menjadi lebih mudah. Di sisi lain, pemerintah pun terus melonggarkan aktivitas masyarakat yang membuat masyarakat jadi lebih senang bepergian.”Penjualan mobil lebih masif karena ada akses, orang bisa lebih geliat. Pertumbuhan ekonomi jadi lebih merata, bahkan beberapa daerah pertumbuhan ekonominya lebih tinggi dibanding nasional seperti Jatim, Sulawesi dan sebagainya,” kata Kukuh.

Berbagai faktor pendukung di atas membuat penjualan mobil terus naik.

Tercatat, wholesales 2022 di angka 1.048.040 unit, melampaui penjualan sepanjang Januari-Desember 2019, di mana angka penjualan mobil wholesales tercatat sebanyak 1.026.921 unit

Sementara itu untuk penjualan retail sales atau dari diler ke konsumen di 2022 mencapai 1.013.582 unit atau naik 150.224 unit (17,4%) dari 2021 yang ada di angka 863.358 unit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*